Efektivitas Pengawas Menelan Obat Pada Pengobatan Penderita Tuberkulosis Paru di Puskesmas Pallangga Kabupaten Gowa
Keywords:
pengawas menelan obat, TB ParuAbstract
Penyakit Tuberkulosis paru adalah penyakit yang sulit disembuhkan jika pengobatannya tidak teratur. Oleh karena itu, sangat diperlukan adanya seorang pengawas untuk membantu penderita dalam mengingatkan dalam minum obat. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study. Jumlah sampel yang diteliti adalah 24 orang dari jumlah populasi 37 orang. Dari hasil uji statistik menggunakan rumus Chi kuadrat dengan koreksi (Yate’s correction) untuk hubungan kekerabatan, pada df = 1 dan derajat kepercayaan 95% (α = 0,05) diperoleh nilai X² hitung = 5,097 > nilai X² tabel = 3,841 dan nilai p = < 0,05; sehingga Hipotesi Nol (Ho) ditolak dan Hipotesi Alternatif (Ha) diterima. Sedangakan untuk pengetahuan PMO diperoleh nilai X² hitung = 7,113 > nilai X² tabel = 3,841 dan nilai p = < 0,01; sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa terdapat hubungan antara kekerabatan PMO dengan penderita dan Pengetahuan PMO tentang TB paru dengan efektivitas PMO.
Kata kunci : Penderita TB paru, Efektivitas PMO
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2015 Journal of Nursing Nusantara Jaya

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.