Hubungan Lama Penggunaan Kateter dan Personal Hygine dengan Kejadian Infeksi Saluran Kemih di Ruang Rawat Inap RSUD Labuang Baji Makassar
Keywords:
kateter, personal hygine, infeksi saluran kemihAbstract
Infeksi nasokomial merupaka kejadian yang sering terjadi di rumah sakit dan dapat menimbulkan kerugian bagi pasien, keluarga dan rumah sakit itu sendiri. Salah satu infeksi nasokomial yang sering terjadi adalah infeksi saluran kemih pada pasien-pasien yang terpasang dower kateter. Faktor-faktor yang menyebabkan infeksi nasokomial saluran kemih antara lain usia, jenis kelamin, gangguan metabolisme dan imunosupresi, lama penggunaan kateter dan personal hygine. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lama penggunaan kateter dan personal hygine dengan kejadian Infeksi Saluran Kemih (ISK) di ruang rawat inap RSUD Labuang Baji Makassar. Metode penelitian ini adalah survei analitik dengan pendekatan cross sectional.
Variabel independen dalam penelitian ini adalah lama penggunaan kateter dan personal hygine dan variabel dependen adalah kejadian infeksi saluran kemih. Subjek penelitian adalah pasien yang terpasang kateter, laki-laki dan perempuan berusia di atas 20 tahun, diagnosa masuk bukan ISK dan setuju menjadi responden. Jumlah sampel 46 responden. Hasil penelitian dengan analisa bivariat menunjukkan bahwa variabel lama penggunaan kateter berhubungan dengan kejadian infeksi saluran kemih dengan nilai p: 0,000 < α 0,05 dan variabel personal hygine berhubungan dengan kejadian infeksi saluran kemih dengan nilai p: 0,003 < α 0,005. Pemasangan kateter berhubungan dengan kejadian infeksi saluran kemih sehingga tenaga Kesehatan harus meningkatkan prosedur pemasangan kateter sehingga dapat mengurangi resiko terjadinya infeksi.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2018 Journal of Nursing Nusantara Jaya

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.