Pengaruh Role Playing Terhadap Tingkat Kecemasan Anak Usia Prasekolah Akibat Hospitalisasi di Ruang Perawatan Anakdi Rsud Syekh Yusuf Kabupaten Gowa

Authors

  • Ermawati STIKES Nusantara Jaya Author

Keywords:

Role playing, kecemasan, usia prasekolah, hospitalisasi

Abstract

Kecemasan merupakan respon yang paling sering muncul pada anak yang mengalami hospitalisasi. Setiap anak yang dirawat di rumah sakit akan memperlihatkan kecemasan tergantung dari karakter anak pra sekolah, karena itu untuk menurunkan tingkat kecemasan anak maka diperlukan perawatan dengan memberikan permainan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Role playing terhadap respon kecemasan anak usia pra sekolah.

Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasy  experiment dengan one-group pre-post test design. Dengan terlebih dahulu melakukan pengukuran pre test terhadap respon kecemasan anak, lalu memberikan intervensi berupa Role Playimg  kemudian dilakukan lagi pengukuran post test. Adapun uji statistik yang digunakan adalah uji wilcoxon test dengan pengelolaan data program SPSS versi 20. Populasi dalam penelitian ini adalah semua anak yang dirawat di ruang perawatan anak RSUD Syekh Yusuf Kabupaten Gowa. Sampel adalah semua anak usia prasekolah yang sesuai dengan kriteria inklusi/eksklusi dipilih dengan menggunakan teknik consecutive sampling sebanyak 20 orang.

Berdasarkan analisis Uji Wilcoxon Test didapatkan hasil p = 0,001 < 0,05 berarti ada pengaruh Role Playing  terhadap tingkat kecemasan pada anak usia pra sekolah ini disebabkan adanya perlakuan berupa Role Playing sehingga anak dengan mudah mengkomunikasikan perasaan cemasnya selama di rumah sakit yang dapat menurunkan tingkat kecemasan pada anak.

Role Playing dapat menurunkan respon kecemasan pada anak usia pra sekolah. Oleh karena itu disarankan pada pihak rumah sakit dan tenaga perawat agar dapat menerapkan Role Playing dan sebagai bahan dan sumber data penelitian berikutnya dan mendorong bagi pihak yang berkepentingan untuk melakukan penelitian lebih lanjut.

Downloads

Published

2016-12-02

Issue

Section

Articles