Hubungan Pengetahuan, Sikap Dengan Kesiapsiagaan Tenaga Kesehatan Puskesmas Dalam Menghadapi Bencana Banjir di Kabupaten Sidenreng Rappang

Penulis

  • Rini Mustamin STIKES Nusantara Jaya Penulis

Kata Kunci:

pengetahuan, sikap, kesiapsiagaan

Abstrak

Puskesmas sebagai sarana kesehatan tingkat pertama merupakan lini terdepan  dalam kejadian bencana diwilayah kerjanya terlibat secara langsung sebagai bagian Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT) bencana sesuai tahapan bencana.Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap dengan  kesiapsiagaan tenaga kesehatan puskesmas  dalam menghadapi bencana banjir di Kabupaten Sidrap.Desain penelitian yang digunakan, yaitu survei analitik dengan pendekatan  cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini  seluruh tenaga kesehatan Puskesmas Bilokka,Puskesmas Amparita dan Puskesmas Empagae di Kabupaten Sidenreng Rappang yang dijadikan sampel berjumlah 96 orang. Data diperoleh dengan wawancara, observasi,  dan kuesioner. Uji yang digunakan adalah uji Fisher,s exsact test dan uji regresi logistic Tingkat kepercayaan 95% dengan α= 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna pengetahuan (Puskesmas Bilokkka p = 0,01 ,Puskesmas Amparita p = 0,00 dan Puskesmas Empagae p= 0,01) dengan kesiapsiagaan  tenaga kesehatan dalam menghadapi bencana  banjir di Kabupaten Sidrap . Terdapat hubungan yang bermakna sikap (Puskesmas Bilokka p = 0,03 ,Puskesmas Amparita p = 0,01 dan Puskesmas Empagae p= 0,04) dengan kesiapsiagaan  tenaga kesehatan dalam menghadapi bencana  banjir di Kabupaten Sidrap .Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa pengetahuan sikap berhubungan dengan kesiapsiagaan  tenaga kesehatan dalam menghadapi bencana  banjir. Pengetahuan merupakan variabel yang paling dominan terhadap kesiapsiagaan tenaga kesehatan sehinga disarankan tenaga kesehatan meningkatkan pengetahuan mengenai kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana banjir

Diterbitkan

2025-08-01

Terbitan

Bagian

Articles